Postingan

Menampilkan postingan dengan label Rayon Farid Esack

Resepsi Harlah NU Ke-99, PMII IAIN Ponorogo Gelar Gema Sholawat.

Gambar
Dalam rangka peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke-99, Komisariat PMII IAIN ponorogo menggelar Gema Sholawat di Masjid Ulin Nuha Kampus 1 IAIN Ponorogo, Sabtu (19/02/2022). Acara digelar mulai pukul 20.30 WIB, dan diikuti oleh seluruh pengurus rayon dan kader PMII dilingkup komisariat IAIN Ponorogo. Acara gema sholawat dalam rangka memperingati hari Lahir Nahdlatul Ulama ini di panitiai oleh biro sosial keagamaan PMII Komisariat IAIN Ponorogo. Acara gema sholawat ini dipandu oleh sahabat Kiya dari rayon suro menggolo dan dibuka langsung oleh Sahabat Riki Erpandi Selaku Ketua PMII Komisariat IAIN Ponorogo, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia raya, mars subanul Wathan dan Mars PMII yang dipandu oleh Sahabat Retna Utami dari rayon Farid Esack. Puncak Acara gema sholawat dalam rangka memperingati hari Lahir Nahdlatul Ulama, ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh sahabat Hanafi selaku koordinator biro sosial keagamaan dan diserahkan kepada sahabat Riki erpandi selaku ketua kom...

BULETIN BELUKAR EDISI IV

Gambar

BULETIN BELUKAR EDISI III

Gambar

BULETIN BELUKAR EDISI II

Gambar

BULETIN BELUKAR EDISI I

Gambar
 

BIOGRAFI FARID ESACK

Gambar
  BIOGRAFI FARID ESACK   Farid Esack, lengkapnya Maulana Farid Esack, pemikir muslim asal Afrika Selatan, memang seorang  juru bicara bagi solidaritas atas nama kemanusiaan  bagi semua orang. Kenyataan bahwa setiap orang  adalah manusia harus dikedepankan di atas pertimbangan  lainnya, termasuk agamanya. Apapun agama seseorang  tidak lantas menurunkan derajatnya sebagai manusia  seperti diri kita sendiri.  Farid Esack dengan keberanian yang dimilikinya  sangat meyakini, bahwa Kitab Suci Al-Qur’an  adalah sebuah wahyu yang memberikan pemihakan  kepada kelompok lemah atau mustad’afin. Maka  apapun penafsiran seseorang atas Al-Qur’an harus  berpihak kepada kaum mustad’afin. Komitmen  membangun sebuah masyarakat egaliter, berkeadilan, berkesetaraan, dan tanpa rasialisme harus menjadi  ukuran-ukuran dalam setiap penafsiran teks-teks suci.  Dalam rentang kehidupannya di Afrika Selatan, terutama pada masa ...

SEJARAH PMII

Gambar
  Pendirian PMII              Ide dasar berdirinya Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bermula dari adanya hasrat kuat para mahasiswa Nahdliyin untuk membentuk suatu wadah (organisasi) mahasiswa yang berideologi Ahlussunnah Wal Jama’ah (Aswaja). Sebelum berdirinya PMII, sudah ada organisasi mahasiswa Nahdliyin, namun masih bersifat lokal. Organisasi itu diantaranya Ikatan Mahasiswa Nahdlatul Ulama (IMANU) berdiri pada Desember 1955 di Jakarta. Di Surakarta dirikan Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) pada tahun yang sama. Kemduian berdiri juga Persatuan Mahasiswa Nahdlatul Ulama (PMNU) di Bandung. Selain organisasi tersebut, ada pula mahasiswa Nahdliyin yang tergabung pada Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) yang terwadahi pada departemen perguruan tinggi. Adanya berbegai macam organisasi kemahasiswaan yang berafiliasi kepada Nahdlatul Ulama ternyata tidak mampu membendung hasrat untuk berdirinya ...